Gabus

Ikan gabus merupakan salah satu ikan yang familiar dan sangat banyak ditemukan di Indonesia. Selain itu, banyak pula bermunculan para pengusaha – pengusaha ikan gabus.

Selain menambah keuntungan, masyarakat pun juga memiliki minat yang tinggi dengan ikan gabus. Sehingga, apabila Anda berminat untuk melakukan budidaya ikan gabus, rasanya bisa dicoba karena tidak terlalu merepotkan Anda.

Ikan gabus sejenis predator ini termasuk hewan berdarah dingin yang hidup di air tawar. Ikan ini pun banyak beredar di tanah air, terlebih tipe Channa Striata yang dikenal mempunyai manfaat pengobatan.

Itulah mengapa, banyak yang membudidayakan hewan ini sebab terdapat sisi komersial dan juga manfaat kesehatan.

Daftar Isi

Ciri – Ciri Ikan Gabus

Nah, untuk Anda yang masih bingung seperti apa wujud ikan gabus, berikut ini adalah beberapa ciri ikan gabus yang bisa Anda lihat secara fisik :

  1. Panjang tubuh bisa hingga 1 meter
  2. Kepala mirip dengan ular, sisiknya besar dan kasar hingga sering disebut sebagai ikan kepala ular.
  3. Tubuhnya cenderung licin. Bentuknya seperti peluru. Warnanya gelap menyesuaikan dengan lingkungan dimana ikan gabus tersebut hidup.
  4. Ikan gabus memiliki bentuk mulut yang cukup lebar dan juga besar. Serta gigi – gigi yang tajam dibandingkan dengan jenis ikan lainnya.

Ciri Ciri Ikan Gabus

Rasa ikan tawar satu ini tidak kalah lezat daripada ikan lainnya. Meski tak terlalu populer seperti Ikan Salmon dan Tuna, ikan genus Channa ini memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi ketimbang ikan lainnya yakni protein 25,5%.

Albumin merupakan jenis protein penting yang terdapat dalam gabus, dimana protein tersebut mampu sembuhkan luka-luka.

Untuk Anda yang memang berminat, kali ini, Saya ingin membahas mengenai ikan gabus, termasuk bagaimana cara budidaya ikan gabus. Penasaran? Yuk, simak informasinya berikut ini ya!

Jenis Jenis Ikan Gabus Hias

1. Channa Maru

Channa Maru

Nama ilmiahnya dari ikan family Channidae yaitu Channa Marulioides. Untuk bahasa Inggris, ikan ini dinamai emperor snakehead.

Ikan ini banyak tersebar di perairan Kalimantan dan Sumatera dan Kalimantan serta sejumlah daerah di nusantara.

2. Channa Auranti

Channa Auranti

Jenis gabus satu ini mempunyai corak menarik dan bagus ini juga dikenal dengan Orange Spotted Snakehead. Channa Auranti adalah jenis gabus yang cukup populer bagi para penggemar ikan predator.

3. Channa Andrao

Menurut beberapa sumber varietas baru dwarf snakehead, aslinya dari rawa lefraguri, di barat Bengal.

Channa Andrao

Penamaan Andrao ini diambil dari nama peneliti ikan air tawar yakni Andrew Rao. Ikan hias ini tergolong kecil karena panjangnya cuma sampai 11 cm.

4. Channa Striata

Channa Striata

Ikan yang kaya protein Albumin yang berguna percepat penyembuhan setelah melahirkan maupun operasi ini dikenal banyak nama di sejumlah daerah, contohnya di Riau disebut bocek. Saat ini pun Channa Striata dapat ditemui dalam bentuk kapsul herbal.

5. Channa Pulchra

Channa Pulchra

Bentuk tubuh Channa Pulchra mempunyai corak menarik dan unik. Dimana tubuhnya berwarna grey agak kebiriuan serta bintik-bintik oranye. Karena keunikan ini membuat gabus tipe ini jadi sorotan pecinta ikan hias.

6. Channa Barca

Harga ikan satu ini dapat bersaing dengan Ikan Arwana, sehingga membuatnya terkesan eksklusif dan eksotis. Terlebih, tubuh dan gerakannya yang elok membuat penggemar ikan hias menyukai ikan gabus tipe Channa Gachua ini.

Channa Barca

Bila dilihat dari bentuk sirip di bagian atas dan bawah, Anda akan teringat pada Ikan Cupang namun bagian lainnya seperti halnya ikan gabus lainnya.

7. Channa Gachua

Spesies gabus yakni Channa Gachua atau Snakehead merupakan ikan air tawar yang berasal dari area Asia Selatan dan kini sudah menyebar luas hingga ke tanah air.

Channa Gachua

Ikan ini dikatakan juga mouthbrooder, sebab pejantannya menyimpan telur di mulutnya.Tipe pejantan punya sirip dubur dan sirip punggung lebih panjang ketimbang betina, pola warnanya pun lebih intens.

8. Channa Limbata

Channa Limbata

Ikan air tawar suku Channidae memiliki tubuh yang relatif kecil, adapun bahasa Inggris ikan ini disebut Brown Snakehead, Dwarf Snakehead, dan Frog Snakehead. Sedangkan bahasa daerahnya antara lain bogo, gabus, kutuk benguk, hejo gado, dan bogo benguk.

9. Channa Yellow Sentarum

Gabus Yellow Sentarum mempunyai warna kombinasi kuning dan hitam, serta banyak ditemukan di Kalimantan.

Channa Yellow Sentarum

Anakan Channa Yellow Sentarum ukuran 5-6 cm harganya Rp. 30.000,00-Rp. 45.000,00 per ekor. Makin besar ukuran gabus, tentu makin tinggi pula harganya. Terlebih, jika tampilan ikan bagus dan mentalnya berani, harganya bisa menyentuh puluhan juta.

10. Channa Amphibeus

Snakehead Borna atau Channa Amphibeus merupakan spesies Snakehead langka. Gabus asli jenis ini berada di Sungai Chel, kaki bukit Bhutan, Bengal utara, negara India.

Channa Amphibeus

Hewan predator yang agresif dapat tumbuh hingga 25 cm. Snakehead Borna memiliki ciri-ciri strip merah mirip Channa Andrao.

11. Channa Argus

Channa Argus

Gabus Kelas Actinopterygii tipe ini mampu tumbuh cepat dan besar tubuhnya bisa mencapai satu meter.

12. Channa Asiatica

Channa Asiatica

Pertumbuhan Channa Asiatica dapat sampai 35 cm. Gabus ini memiliki beberapa jenis corak yakni red spot, white spot dan masih banyak lagi corak lainnya.

13. Channa Aurantimaculata

Channa Aurantimaculata

Ikan hias satu ini adalah salah satu tipe channa favorit pecinta ikan, karena selain mudah diperoleh dan harga ikan ini juga tak terlalu mahal. Kombinasi warnanya pun sangat indah, yakni perpaduan hitam, kuning, dan biru.

14. Channa Aurantipectoralis

Channa Aurantipectoralis

Dari segi penampilan Channa Aurantipectoralis ini mempunyai warna yang mudah untuk dibedakan gabus spesies ini dengan Channa Aurantimaculata.

15. Channa Bankanensis

Channa Bankanensis

Pada jenis ini adalah channa yang pertumbuhannya paling lambat daripada jenis gabus yang lain. Ukuran terbesar snakehead ini yakni 24 cm. Channa bankanensis kebanyakan ditemui pada perairan Malaysia dan Indonesia.

16. Channa Baramensis

Channa Baramensis

Channa Baramensis tergolong snakehead yang berukuran kecil, panjang maksimal ikan ini hanya sampai 22 cm. Habitat Baramensis di Indonesia terdapat di perairan sungai Kalimantan.

17. Channa Bleheri

Channa Bleheri

Jenis snakehead seperti Channa Bleheri adalah ikan hias jenis gabus yang cocok dikemangbiakan di aquarium, karena hewan ini lebih damai dan bahkan bisa digabung dengan ikan jenis lainnya. Ikan ini juga mempunyai warna indah dan dapat tumbuh sampai 23 cm.

18. Channa Burmanica

Channa Burmanica

Channa burmanica ialah gabus yang berasal dari bagian utara Myanmar. Ikan ini tergolong jenis snakehead yang tak terlalu agresif.

Ikan ini jarang ditemui oleh penjual ikan hias. Gabus ini sangat kerdil, pertumbuhannya pun hanya sampai 8 cm.

19. Channa Diplogramma

Channa Diplogramma

Malabar Snakehead atau Channa Diplogramma memiliki bentuk dan karakter yang mirip Ikan Toman. Gabus jenis ini cuma tumbuh sampai 44 cm.

20. Channa Harcourtbutleri

Channa Harcourtbutleri

Dalam bahasa Inggris Channa Harcourtbutleri memiliki sebutan Burmese Snakehead, gabus ini berasal dari perairan Myanmar. Adapun ukuran maksimal hewan predator ini adalah 25 cm.

21. Channa Hoaluensis

Channa Hoaluensis

Gabus jenis Channa Hoaluensis ini banyak dijumpai pada perairan Vietnam. Dan hewan ini mempunyai maksimal size sekitar 25 cm.

22. Channa Longistomata

Channa Longistomata ialah spesies snakehead kecil. Dimana ukuran maksimalnya hanya sampai 16 cm.

Channa Longistomata

Channa jenis ini dapat ditemui di Vietnam. Dan kemungkinan besar channa ini tergolong langka dalam pasar Indonesia.

23. Channa Lucius

Channa Lucius

Sementara itu, gabus jenis Channa Lucius atau Forest Snakehead bisa Anda temukan dalam perairan Indonesia dan juga Thailand. Maksimal size Channa Lucius umumnya kurang lebih 40 cm.

24. Channa Maculata

Channa maculata disebut juga Lotched Snakehead, dimana jenis channa termasuk agresif. Channa Maculata pertumbuhan tubuhnya dapat mencapai kisaran 20 cm.

Channa Maculata

Karena mirip Channa Maculata biasa dibilang versi mini gabus spesies Channa Argus.

25. Channa Marulioides

Emperor Snakehead ini dapat tumbuh kembang hingga 56 cm, bahkan pertumbuhannya bisa lebih bila di alamnya.

Channa Marulioides

Channa Marulioides memiliki banyak macamnya, adapun jenis yang terkenal pada tipe ini yakni Red Spotted Marulioides atau Red Eye Maru.

26. Channa Marulius

Bullseye Snakehead dan Great Snakehead adalah sebutan untuk Channa Marulius.

Channa Marulius

Gabus ini ialah jenis Channa yang terbesar ketimbang gabus jenis lain. Adapun besarnya ukuran Channa Marulius ini hingga 180 cm.

27. Channa Melanoptera

Channa Melanoptera

Gabus yang tersebar di Indonesia banyak dijumpai pada perairan sungai Kalimantan dan Sumatra. Pertumbuhan Channa Melanoptera bisa mencapai 65 cm.

28. Channa Melanostigma

Channa Melanostigma

Ikan Genus Channa ini ialah spesies baru dari jenis Snakehead yang banyak ditemukan di sungai-sungai yang ada di India.

29. Channa Melasoma

Channa Melasoma

Jika ingin memelihara Black Snakehead atau Channa Melasoma ini, sangat disarankan agar tidak menggabungnya bersama ikan yang lain atau soliter. Size maksimal dari Black Snakehead ini sebesar 30 cm.

30. Channa Micropeltes

Channa Micropeltes

Channa satu ini biasa juga disebut Gabus Toman yang merupakan ikan predator dari Indonesia. Gabus Toman terbilang sangat agresif dan memiliki gigi yang tajam. Ukuran Channa Micropeltes ini berkisar 130 cm.

31. Channa Ninhbinhensis

Gabus spesies Ninhbinhensis memiliki ciri-ciri tanda coklat kemerahan pada tubuhnya. Gabus asal Vietnam ini mempunyai ukuran sekitar 27 cm.

32. Channa Nox

Channa Nox

Channa Nox adalah Gabus Channa langka yang terdapat dalam perairan China.

33. Channa Orientalis

Channa Orientalis

Spesies gabus ini merupakan salah satu jenis Channa yang berukuran kecil, yakni sebesar 10 cm. Sehingga cocok bila dipelihara dalam akuarium, sebab gabus ini mudah sekali beradaptasi.

34. Channa Panaw

Channa Panaw

Channa Panaw atau Panaw Snakehead ialah jenis gabus yang relatif kecil ukurannya, sebab size maksimalnya 14 cm saja. Channa Panaw berasal dari Myanmar sehingga ikan tipe ini sangat jarang dijumpai di tanah air.

35. Channa Pardalis

Channa Pardalis

Channa Pardalis mempunyai warna tubuh hitam dan biru, sehingga dulunya dinamakan Channa Sp True Blue. Sementara ukuran terbesarnya cuma 17 cm.

36. Channa Pleurophthalma

Channa Pleurophthalma

Ocellated Snakehead atau Channa Pleurophthalma ini punya tanda berupa titik-titik hitam di badannya.

Gabus hias ini sangat aktif berenang, jadi butuh wadah yang memadai untuk gabus ini. Ukuran panjang ikan jenis ini bisa menyentuh 40 cm.

37. Channa Pomanensis

Channa Pomanensis

Adapun ciri-ciri dari Channa Pomanensis ini hampir serupa dengan Channa Stewartii. Channa jenis ini umumnya berasal dari India. Panjang ikan jenis Channa Pomanensis maksimalnya sampai 17 cm.

38. Channa Pseudomarulius

Channa Pseudomarulius

Channa Pseudomarulius jumlahnya terbatas, dan terdapat di wilayah Ghats Barat Selatan di Semenanjung India. Gabus ini punya sedikit sinar punggung, sisik gurat sisi, dan sirip dubur, serta sedikit tulang belakang bila dibandingkan Channa Marulius.

39. Channa Pulchra

Channa Pulchra

Peacock Snakehead atau Channa Pulchra adalah salah satu gabus hias berukuran kecil, jadi panjang gabus ini yakni 30 cm saja. Channa Pulchra cocok dipelihara dalam aquarium kecil. Namun Channa jenis ini sebaiknya tidak digabung ikan lain.

40. Channa Punctata

Channa Punctata

Channa ini punya dua nama yakni Green dan Spotted Snakehead. Channa yang memiliki maksimal 30 cm ini tak terlalu agresif.

41. Channa Shingon

Channa shingon merupakan Spesies baru asal China. Jenis gabus satu ini memiliki perbedaan mencolok dengan tipe Channa lainnya.

Channa Shingon

Seperti dibagian perut, sirip punggung, dan ekornya. Umumnya gabus lainnya punya bentuk sirip yang konsisten, tapi gabus Shingon ini siripnya terpisah-pisah.

42. Channa Stewartii

 

Channa Stewartii

 

Gabus Stewartii punya warna biru yang sangat menarik. Tapi bila dilihat sekilas warna biru tampak pudar dan cenderung dominan warna cokelat di tubuhnya. Tapi, bila terkena cahaya di area gelap, warna birunya akan menyala terang dan indah.

Cara Budidaya Ikan Gabus

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa dalam melakukan budidaya ikan gabus nampaknya bukanlah suatu hal yang rumit. Berikut ini adalah beberapa cara dalam melakukan budidaya ikan gabus.

1. Memilih tempat budidaya ikan gabus.

Untuk tempat sendiri, Anda bisa menyesuaikan tempat budidaya sesuai dengan kesanggupan Anda. Jika Anda hanya memiliki kolam terpal, bukan menjadi suatu masalah untuk bisa sukses melakukan budidaya ikan gabus ini. Pun begitu pula dengan kolam beton. Ikan gabus juga bisa dilakukan dengan menggunakan kolam beton sebagai tempat budidayanya.

2. Memilih Indukan yang Baik

Selanjutnya, cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan budidaya ikan gabus adalah dengan memilih indukan ikan gabus yang baik. Ada beberapa ciri bahwa indukan tersebut memang baik. Misalnya seperti kepalanya berbentuk oval, warna tubuh yang lebih gelap, serta lubang genial yang kemerahan. Untuk bertanya sendiri biasanya sekitar 1 kg.

3. Melakukan Pemijahan

Selanjutnya, Anda bisa melakukan pemijahan aau penebaran benih.

4. Merawat Larva Ikan Gabus

Setelah pemijahan dan penetasan telur ikan gabus, yang bisa Anda lakukan adalah dengan memelihara ikan gabus itu sendiri. Pastikan larva diberi makan dengan baik 3 kali sehari dengan memberikan nauplii artemia.

5. Penyebaran Benih

Selanjutnya, Anda bisa melakukan penyebaran benih yang mana biasanya benih disebarkan saat ikan gabus sudah berumur sekitar 2 minggu. Awalnya, jangan berikan ikan gabus makanan selama 2 hari, setelah itu baru Anda bisa kasih tepung pellet.

6. Memperhatikan Nutrisi Makanan

Dalam membudidayakan ikan gabus, memberikan nutrisi juga menjadi salah satu hal yang wajib Anda penuhi. Dimana Anda harus memberikan makanan berupa pelet, anakan rayap, ikan eri, sisa daging ampas dapur, dan lain sebagainya.

7. Melakukan Pemanenan

Terakhir, Anda bisa melakukan pemanenan. Pemanenan ini bisa Anda Lakukan secara bertahap. Jangan khawatir ikan gabus Anda mati karena terlalu lama tidak dipanen, sebab ikan gabus termasuk ikan dengan daya tahan tinggi.

4 Cara Ternak Ikan Gabus

1. Kolam Tanah

Dalam membudidayakan ikan gabus dengan kolam tanah terdapat beberapa langkah, antara lain:

Kolam Tanah Ternak Lele

Menentukan Jenis Ikan Gabusnya

Sebelum mulai budidaya di lokasi peternakan, Anda perlu pertimbangkan tiga hal utama,yakni.

  • Tipe ikan yang dikembangkan.
  • Ikan gabusnya bisa tumbuh saat tumbuh dewasa.
  • Seberapa banyak ikan yang mau dibudidayakan.

Memilih Area yang Cocok

Saat membangun peternakan di halaman belakang rumah, Anda mesti posisikan kolam pada lokasi yang tepat agar pertumbuhan dan kesehatan hewan yang bernapas dengan insan ini dapat berkembang dengan sangat baik.

Membangun Kolam Ikan Gabus

Jika persiapan telah rampung, artinya Anda siap untuk melakukan proses pembuatan kolam. Semua tergantung dari ukuran kolam ikan Anda, adapun hal yang perlu diperhatikan, yakni:

• Sebaiknya Anda hindari gali pada lubang di lereng yang mengarah ke b||awah. Hal ini dapat mengakibatkan mesin Anda condong ke depan sebab berat.

• Saat menggali lubang, gali sedalam 16 inci di tepi luar. Sementara itu, letakkan tanah galiannya di tumpukan pada bagian belakang maupun sisi kolam.

• Hati-hati ketika menggali, sebaiknya Anda tak terburu-buru dalam penggalian agar bagian bahwa kolam tetap rata.

Isi Kolam Memakai Air

Pastikan liner tetap berada dalam kolam saat tengah diisi, Anda pun bisa tempatkan batu ukuran yang layak di tengah kolam.

Hal ini mencegah terpal terangkat ataupun mengambang saat air ada di kolam. Mengisi air di kolam mungkin butuh waktu beberapa saat tergantung ukuran kolam terpal.

Pemakaian Sistem Pompa

Berat air pada kolam membuat kolam tetap di tempatnya. Dengan begitu, Anda bisa mulai atur sistem pompanya.

Masukkan Ikan ke Kolam

Sebelum memasukkan ikan ke kolam ikan, lebih dahulu biarkan air agar semua kotoran mengendap. Setelah itu, perlahan Anda campur air kolam ke air di ember yang terdapat ikan selama 10 menit, hal ini membuat ikan-ikan menyesuaikan diri pada PH air yang baru. Lalu Anda masukka air di ember ke kolan dan tunggu, taruh ikannya ke kolam perlahan-lahan.

Mengontrol pH

Jika ikan gabusnya mati di minggu pertama, mungkin ada yang salah pada air dan mesti segera ditangani. Beberapa ikan butuh PH yang sesuai untuk dapat bertahan hidup. Apabila level PH masih dalam batasan, tapi ikannya tetep mati mungkin Anda perlu konsultasi pada ahli ikan mengenai masalah yang tersebut.

Pakan Gabus

Ikan ordo Perciformes ini merupakan spesies ikan karnivora. Pada awalnya pakan yang diberi yakni zooplankton, lalu diberi krustasea dan serangga kecil. Tapi untuk ikan remaja mungkin makan ikan kecil. Setelah dewasa mungkin hingga ukuran 33% dari panjang tubuhnya. Adapun makanan yang umum dimakan yakni larva capung, ikan kecil, ikan cray, kumbang dan katak.

Pengembangbiakan

Bila usianya sudah 2 atau 3 tahun, panjang tubuhnya mencapai 30-35 cm. Minimal 15 bulan ikan gabus menggandakan populasinya. Betina gabus mampu membuat 100.000 telur per tahunnya, yang dibuahi dengan cara eksternal.

Sesudah bertelur, telur tersebut akan menetas sekitar 1-2 hari, tapi dapat lebih lama bila suhunya rendah. Baik gabus betina dan jantan akan menjaga telur dijaga hingga penyerapan kuning telur.

Perawatan Anakan Gabus

Ikan predator ini akan memakan telurnya sendiri dan ikan baru menetas. Karenanya, segera pisahkan telur-telur yang telah diletakkan, agar tidak dimakan induknya.

2. Kolam Terpal

Untuk pengembangbiakan ikan predator seperti gabus di kolam terpal, penebaran benihnya harus dikerjakan dengan benar, sebab hal ini menjadi langkah awal penentu keberhasilan budidayanya.

Ternak Ikan Air Tawar Kolam Terpal

Pasang juga naungan untuk dijadikan tempat berlindung ikan-ikan, sebelum benihnya ditebar. Anda dapat memakai bambu ataupun paralon untuk membuat naungan.

Pilihlah benih yang gerakannya agresif dan lincah. Gunakan pula benih dengan kondisi tubuh utuh, tak ada luka, dan ukurannya seragam. Sebab ikan ini hewan kanibal. Untuk penebaran benih lakukan di pagi atau sore hari ketika matahari tidak terlalu terik.

Pakan yang cocok untuk ikan karnivora ini ialah pakan hidup seperti keong atau bekicot, larva ikan, dan anak katak.

Pergantian air pada kolam perlu terus dipantau meski debit pasokan airnya tak deras. Sebab itu, lakukan pembersihan kotoran di kolam supaya tak diserap ikan. Selain itu, pakan yang tidak terakumulasi dan termakan yang berada di dasar kolam pun mesti dibersihkan. Pemantauan air baiknya tiap hari dilakukan, terutama usaha pembenihan yang dikerjakan di daerah suhu rendah.

3. Drum

Di bawah ini tahapan yang perlu dilakukan ketika berniat mengelola ternak ikan gabus dengan media drum.

Membuat Kolam atau Pemilihan Drum

Gunakanlah drum berbahan plastik untuk dijadikan kolam ikan. Drum yang terbuat dari plastik lebih mudah digunakan dan tahan lama. Hindari pemakaian drum dengan material besi, sebab bahan tersebut dapat membunuh gabus karena adanya karat maupun bahan kimia lainnya.

kolam ikan lele media drum

Sehingga hal tersebut dikhawatirkan akan mencemari dan juga meracuni gabus. Gunakan pula drum dengan model rebah memanjang yang sejajar pada tanah. Lalu, pilih drum yang berukuran tinggi 90 cm dan diameternya 6 cm.

Penutup Drum

Tak lupa pula membuat penutup untuk kolam. Keberadaan penutup ini penting, sebab penutup drum dapat menghindari ikan tidak melompat keluar drum. Penutup ini bisa dibuat dari kawat ram maupun jaring. Bisa juga dengan memanfaatkan bekas sisi drum dibuka untuk lubang, kemudian dijadikan penutup kolam.

Menyiapkan Air

Umumnya, gabus bukanlah ikan yang sulit beradaptasi dengan air. Sehingga memudahkan Anda untuk siapkan kebutuhan airnya. Penting bagi peternak gabus untuk menjaga kualitas air.

Air yang dimasukkan haruslah bersih dan kalau bisa gunakan air dari sumur. Bila Anda memakai air ledeng, baiknya endapkan terlebih dahulu beberapa hari.

Benih Gabus

Gabus merupakan ikan yang tergolong lambat pertumbuhannya. Budidaya gabus konsumsi, Anda perlu menunggu waktu hingga berbulan-bulan. Jadi, pertama kali pilih bibit gabus dengan ukuran 10-12 cm supaya Anda tak menunggu lama. Ukuran bibit ini biasanya berumur 3-4 bulan dari saat menetas.

Kepadatan Tebar Gabus

Ketika Anda tebar gabus untuk budidaya dalam drum, baiknya Anda menaruh dengan kepadatan 15-20 ekor dahulu. Lakukan secara bertahap dengan mengurangi jumlah ikan sedikit-sedikit dari jumlah awal yang banyak.

Makanan atau Pakan Gabus

Pakan yang paling direkomendasikan untuk gabus yaitu pakan pelet. Disini Anda bisa menggunakan pelet ikan lele. Pemberian pakan setidaknya 3-5 kali sehari, sebab ikan ini termasuk rakus makan. Jadi berikan sedikit demi sedikit dengan memperhatikan responnya, agar tak ada makanan yang tersisa.

Mengganti Air

Hal terakhir yang harus diperhatikan saat mengembangbiakkan gabus di drum yakni pergantian air pada drum. Karena volume air drum memang terbatas, maka hal ini penting dilakukan.

Biasanya satu kali seminggu mengganti airnya. Untuk meminimalisir proses pergantian air, gantilah saat air kolam drum terlihat pekat.

4. Ember

Untuk mengelola gabus menggunakan media ember, berikut ini sejumlah tips supaya bisa sukses membangunnya.

Ikan yang Diletakkan dalam Ember

Dalam wadah ukuran 80 liter dapat Anda isi sebanyak 50-60 ikan dengan volume air tak terlalu penuh yakni sekitar 60 liter.

budidaya lele dan kangkung

Gabus merupakan ikan yang tahan pada oksigen rendah sehingga tidak perlu oksigen tambahan untuk berkembang di ember.

Pilih Bibit yang Terbaik

Saat membeli bibit ikan, pastikan bibitnya aktif dan tidak terdapat bercak di tubuhnya. Karenanya sebaiknya Anda membeli bibit dari indukan terbaik dan dibeli dari penjual bersertifikat.

Melalui jalur legal Anda akan mendapatkan ikan yang bagus. Jika beli asal kemungkinan besar keturunannya jelek.

Perhatikan Air yang Dipakai

Bila Anda memakai air sumur, Anda bisa langsung isi wadah dan meletakkannya di ruangan terbuka.

Anda tidak perlu khawatir kepanasan atau kehujanan saat memasukkan ikan. Jika menggunakan air PDAM hilangkan dulu kaporitnya dengan diendap selama seminggu.

Jangan Memberi Makan Terlalu Banyak

Banyak kesalahan yang dilakukan pemula ketika memberi makan. Kebanyakan orang memberi terlalu banyak pakan dengan harapan ikan tumbuh lebih cepat.

Tapi hal ini keliru, karena ikan punya batas kenyang. Bila tidak habis kotoran turun ke bawah lalu menjadi racun di air tersebut.

Hama Penganggu

Membudidayakan gabus Anda juga harus sesering mungkin dicek, apakah ikannya terdapat penyakit atau tidak. Jika ada segera berikan obat agar tidak menular ke yang lainnya.

Baca Juga : Ikan Cupang

Dari ulasan jenis-jenis dan cara budidaya ikan Genus Channa ini, bila punya lahan yang cukup Anda dapat mengembangbiakan ikan gabus sendiri di rumah Anda.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai ikan gabus. Semoga bermanfaat untuk Anda dan dapat menjadi referensi untuk Anda yang memang ingin mencoba untuk membudidayakan ikan gabus. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya!